Pening kepala ini, aku garuk-garuk kulit kepalaku.Tidak berpengaruh apa-apa.
Aku banting badan ini ke peraduan yang beralas kasur kapuk yang sudah mengeras dan bau apek. Malah sakit yang ada.Namun, gelisah ini tak juga mau pergi.
Pukul berapa sekarang? hmmm…3 sore.
kemana sandal jepit butut itu??.. huh. kutendang kemana tadi siang?..sandal karet yang tak jelas warnanya itu entah bersembunyi [...]
Arsip untuk Oktober, 2009
Hanya aku dan Bagong
Diposkan dalam cerpen, Label amarah, cuek, dunia, tanpa suara pada Oktober 16, 2009 | Leave a Comment »